Kolaborasi Strategi Problem Based Learning dan Media Diorama dalam Meningkatkan Capaian Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar
Keywords:
Problem Based Learning (PBL), diorama, hasil belajar, IPAS, sekolah dasarAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya capaian belajar siswa kelas III pada mata pelajaran IPAS materi ekosistem, di mana tingkat ketuntasan klasikal hanya mencapai 25%. Diskrepansi ini disebabkan oleh dominasi metode ceramah yang kurang memfasilitasi keterampilan berpikir kritis dan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan capaian belajar siswa melalui implementasi model Problem Based Learning (PBL) yang disinergikan dengan media Diorama dan PowerPoint. Penelitian ini menggunakan desain Action Research dengan pendekatan Mixed-Methods. Data kuantitatif diperoleh melalui tes hasil belajar, sementara data kualitatif dikumpulkan melalui observasi partisipatif terhadap aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya eskalasi signifikan pada setiap siklus tindakan. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 25% pada pra-siklus menjadi 42,86% pada siklus I, dan mencapai 71,43% pada siklus II dengan rata-rata nilai kelas 74,6. Temuan ini mengindikasikan bahwa sinergi antara sintaks PBL yang berbasis masalah dengan visualisasi konkret media Diorama efektif dalam mentransformasi pembelajaran IPAS menjadi lebih interaktif, bermakna, dan mampu meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar secara berkelanjutan.








