Kompetensi Multikultural Konselor Pada Lulusan Program SM3T
DOI:
https://doi.org/10.67025/jpi.v1i1.14Keywords:
Kompetensi, Multikultural, KonselorAbstract
Keragaman budaya yang dimiliki oleh Indonesia menuntut konselor sebagai pendidik memiliki kompetensi multikultural. Cara terbaik untuk tumbuh dalam kompetensi multikultural adalah membenamkan diri dalam belajar tentang budaya lain. Penelitian ini mengambil lima orang konselor sebagai responden. Mereka telah lulus dalam program SM3T (Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, terluar dan Tertinggal) Metode yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini disajikan menjadi empat bagian yaitu hambatan yang dirasakan, gegar budaya yang dialami, kemampuan konselor dalam menghadapi gegar budaya dan keterampilan konselor dalam proses konseling. Tiga hal penting dalam kompetensi multikultural konselor adalah kisadaran (awareness), pengetahuan (knowledge), dan keterampilan (skill).
Downloads
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








