Optimalisasi Budidaya Maggot Sebagai Strategi Alternatif Pengelolaan Sampah Organik Berkelanjutan Di Lingkungan Kampus
Keywords:
budidaya maggot; sampah organik; lingkungan kampusAbstract
Permasalahan sampah organik di lingkungan kampus merupakan isu yang mendesak untuk ditangani karena berkaitan langsung dengan kebersihan, kesehatan, dan kualitas ekosistem kampus sebagai ruang belajar. Budidaya maggot sebagai bentuk biokonversi limbah organik menawarkan solusi yang ramah lingkungan, efisien, dan selaras dengan prinsip keberlanjutan, sekaligus menjadi media pembelajaran berbasis pengalaman bagi mahasiswa. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan proyek budidaya maggot di lingkungan kampus dalam perspektif Landasan Pendidikan, dengan menekankan fungsi lingkungan sebagai sumber belajar, media pembelajaran, dan ruang internalisasi nilai. Metode yang digunakan meliputi observasi kondisi lingkungan kampus, analisis permasalahan dan potensi pengelolaan sampah organik, perancangan dan implementasi budidaya maggot secara kolaboratif, serta refleksi terhadap dinamika pembelajaran dan perubahan sikap ekologis mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa budidaya maggot mampu mengurangi volume sampah organik, meningkatkan kebersihan lingkungan, serta menumbuhkan kesadaran ekologis dan sikap tanggung jawab mahasiswa. Proyek ini menegaskan bahwa pengelolaan sampah organik berbasis budidaya maggot tidak hanya berdimensi teknis, tetapi juga pedagogis karena mampu menghubungkan teori Landasan Pendidikan dengan praktik nyata di lingkungan kampus.








